13ahar anakbatak yang ingin mengenal dan berbagi kepada dunia

lagu anak batak kali ini

Minggu, 24 Oktober 2010

(Not) Friday I'm In Love

Jum'at
bukan hari yang tepat
untuk nyatakan cinta
Beribadah sajalah kau, Kawan!

Minggu, 05 September 2010

Terbarulah....

Dan hari ini Ramadhan telah menjamah harinya yang ke-26 Kawan. Dan tanpa bermaksud menyombongkan diri karna aku tak lebih baik dari siapa pun; aku masih penuh. Amin ya Rabb.
Aku takkan mengulang kesalahan tahun lalu yang tak sekalipun kujalani ibadah puasaMu. Bahkan tlah kuniatkan sedari awal. Terkutuknya aku.

Dan hari ini juga Kawan;
*Gunung Sinabung itu diprediksikan masih akan meletus lagi. Semoga saja tak semakin parah. Tabahkan hatimu saudara-saudaraku.

*Koleksi kaos bolaku bertambah lagi (dream come true)

*Malam ini cuti dan sayangnya liga-liga utama eropa pun ikutan cuti. Payah!

*Dan entah kenapa aku makin menggilaimu Facebook; sesuatu yang dulu teramat sangat ingin kuhindari. Aku menjilat ludahku sendiri.

Biarlah. Aku lihat dunia tak mentertawakanku pun. Aku lihat dia masih memberiku kesempatan. Aku seperti merasa orang hidup itu harus punya malu. Iya. Namanya juga hidup.

Minggu, 22 Agustus 2010

Bingung


Mungkin iya aku memang lagi bingung ni, Sob. Dah sebulan ga ke warnet, ga on line-lah pastinya. Mana sekarang lagi puasa lagi, klop dah. Ya, itung-itung biar ga' ngurangin ibadah puasa tentunya. Tau sendirilah terkadang kalo udah gilanya otak kumat suka pengen ngeliat "hal-hal yang diinginkan yang belum pada waktunya". Ga' usah dibahas juga keiknya.

Oiya mo bagi bagi kebahagian juga ni, Sob. Tadi malam 'kan Arsenal sukses membelasah Blackpool 6 gol tanpa balas! Catat tu! Memang si Blackpool minus satu pemain karna kena kartu merah, tapi 'kan tetap aja Arsenal menang. Theo Walcott bikin hattrick malah. Sesalilah keputusanmu yang tak membawanya ke Piala Dunia kemarin Don Fabio.

Dan aku melanggar sumpahku sendiri yang dulu berjanji untuk tak menjamah yang namanya facebook. Apa mau dikata; hasutan adikku manjur kawan.

Tu 'kan aku memang lagi bingung, ga' tau mau nulis apa lagi. Segini dulu ya, Sob. Ga' nyambung? Maklum ajalah.

Sampai berjumpalitan.

Minggu, 11 Juli 2010

Dan Dunia Pun Menyaksikan Juaranya Adalah...


Bukan Jerman, Sob seperti yang aku prediksikan. Kontestannya tinggal 2; Belanda dan Spanyol. Seandainya ada yang buat iklan; ketik JUARA spasi JERMAN dan kirim ke 1234 aku usahainlah buat kirim sms. Aku usahain dan tergantung pulsanya hape ada apa ga' juga.

Keiknya Jerman memang ga' hoki kalau berjumpa dengan sesama tim Eropa. Cuman Inggris doank yang berhasil mereka kalahkan. Sisanya perjumpaan dengan Serbia dan Spanyol berakhir dengan kekalahan. Awalnya sebelum main Piala Dunia aku memang menjagokan Spanyol. Secara ada kembaran aku yang sama sekali ga' ada mirip-miripnya dengan aku Francesc Fabregas. Tapi baru partai pertama udah tumbang aja 1-0 ma Swis. Jadilah aku bahan olok-olokkan ma teman-teman kerja. Mana kembaran aku itu ga' main lagi. Memang akhirnya lolos juga dan sekarang udah sampe final malah, tapi tetap aja menurut aku kurang menggigit. Sementara melihat kedigdayaan Jerman memporak-porandakan Inggris dan Argentina, jadilah aku berpaling. Eh, terakhir-terakhirnya malah jadi terbalik, bukannya jagoan baru malah jagoan lama yang melenggang mulus ke final.

Akupun malas mendukung Spanyol. Dan terwujud; jagoan lama ketemu jagoan baru di semifinal. Dan payahnya jagoan lama yang menang. Sebagai pelengkap rasa sakit hatiku, untuk final nantipun aku akan tetap memusuhimu Spanyol. Ayo Belanda kalian pasti bisa. Brazil bisa kalian kalahkan. Swis pun bisa kalahkan Spanyol.

Minggu, 04 Juli 2010

Milik Siapa Piala Dunia Kali Ini?


Perasaan baru aja kemaren gaung Piala Dunia 2010 yang buat kali pertama pentas dibenua hitam ini dibunyikan. Dan sekarang udah nyampe' kesemifinal aja, Sob. Aksi-aksi para penggocek sikulit bundar itu setia menghibur hingga memaksaku berhenti mosting dulu. Bisingnya suara dari beribu vuvuzela diseantero stadion dalam setiap pertandingan kunikmati hingga terlupa rutinitas memejamkan mata dipulau kapuk. Jadilah kondisi badan ini tak karuan. Jadilah aktifitas kerja terganggu. Fiuh, efekmu Piala Dunia.

Dari yang sama sekali ga' ngerti sepakbola aja mendadak jadi merasa serba tau segala hal tentang sepakbola begitu Piala Dunia berlangsung. Yang dia bilang tim ini sebenarnya kuatlah tapi kok bisa kalah, "Korea Selatan ini mana kuat. Baru kali inilah mereka ikut Piala Dunia!" Padahal udah yang kali sepuluh. Macam-macamlah pokoknya. Perempuan aja dari yang mulai masih gadis sampe' yang udah emak-emak, rela ngurangin jatah tidurnya demi nonton Piala Dunia. Alasannya beragam pula lagi tu; "Pengen liat yang ganteng-ganteng.", "Ih, serulah Piala Dunia, apalagi kalo yang kita jagoin menang, 'kan lumayan selain senang juga dapat uang dari taruhan!" Hingga yang betul-betul mang perhatiin sepakbola dan bukan hanya waktu Piala Dunia aja, ya meskipun ga seserius para lelaki.

Dan sekarang benar dah sampai semifinal. Kontestannya pun dah lengkap. Jerman sukses mengatasi calon juara Argentina dan memupus impian Si Tangan Tuhan sebenar Diego Maradona untuk melengkapkan kesuksesannya mempersembahkan gelar Piala Dunia Bagi negaranya kala masih berstatus pemain 1986 silam dengan kali ini sebagai pelatih. Tanganmu kali ini tak bertuah, Maestro. Spanyol pula yang akan menjadi lawan Jerman disemifinal nanti masih menjaga statusnya sebagai calon kuat juara meski sempet terseok diawal-awal dengan menang secara dramatis keatas Paraguay. Masih David Villa yang pegang peranan penting. Sementara itu Belanda berhasil mengejutkan semua pencinta sepakbola ketika dengan mantapnya membalikkan prediksi hampir semua orang (karna orang Belanda mestilah jagoin negarnya sendiri) dengan menewaskan favorit lainnya Brazil 2-1. Lagi-lagi Wesley Sneijder. Dan Uruguay lawan Belanda disemifinal, memupus impian satu-satunya wakil Afrika yang tersisa Ghana dengan kemenangan melalui adu penalti dan menjadi kontestan semifinal pertama.

Uruguay versus Belanda dan Jerman versus Spanyol. Kalo aku, Sob, Belanda akan mengatasi wakil tunggal Amerika Selatan Uruguay dan akan bertemu Tim Panser Jerman di partai puncak nantinya. Dan juaranya aku prediksikan anak asuhannya Joachim Loew ini dan dilengkapi dengan gelar top skorer milik Miroslav Klose dan pemain terbaik milik Mesut Ozil. Kalau menurut kalian, Sob; Milik siapa Piala Dunia kali ini?

Minggu, 20 Juni 2010

Kalo Masih Ada Kesempatan

Ma'af, Sob, lagi sibuk ni. Rutinitas mati dan berulamg disitu-situ doank. Kerja, pulangnya kalo tivi nyiarin siaran langsungnya Piala Dunia dan sanggup nahan ngantuk ya nonton, kalo ga' ya langsung menuju pulau kapuk sehabis makan. Kalo ingat mandi ya mandi. Kalo ingat harus bangun ya bangun. Kalo ada ide buat mosting ya mosting. Tapi sekarang lagi ga' ada tu, Sob. Ntar aja ya.

Sampai berjumpalitan lagi.

Minggu, 13 Juni 2010

Megang Apa?

Efek Piala Dunia itu memang gila, Sob. Simak aja ni salah satu bukti ajaibnya tu perhelatan sepakbola terbesar sejagad raya ini.
"Megang apa, Rul, Piala dunia kali ini?"
"Inggrislah. Secara ada Rooney, Lampard, Gerrard. Pelatihnya aja Don Capello. Kurang apalagi coba? Kamu sendiri, Nar?"
"Aku Spanyol. Jelas. Ada Villa, Torres, Casillas, Fabregas. Bintangnya semualah. Jaminan deh!"
"Jangan terlalu percaya diri dulu, Sob. Ntar ujung-ujungnya kecewa lagi. Kamu, Mat, megang apa?"
Yang ditanya ga' ngeh karna dari tadi memang ga' ambil perhatian.
"Woi, Mat. Megang apa?"
"Ha. O, aku lagi megang gitar ni. Masa ga' liat si?"
"$#!@&!"

Minggu, 06 Juni 2010

Cerita Dodol

Udah sejam lebih Ijal ngeliat Kucai melamun terus. Awalnya dia cuek, keiknya tu anak lagi dalam abis pikirnya. Tapi kalo dibiarin terus keiknya ga' betul juga ni, secara Tipe X udah abis ngedendangin semua lagu dari album Mereka Tak Pernah Mengerti-nya yang diputar Ijal di tape recordernya dan Kucai masih juga melamun ria, tergerak jualah hati Ijal untuk membantu sohibnya itu.

"Udahlah, Cai, lupain. Ga' usah dipirin lagi. Sampe' segitu dalamnya. Ada fotonya, bakar! Ada benda kenang-kenangan dari dia, buang! Masih ada SMS dari dia, hapus! Susah amat."
"Ga' semudah itu, Jal."
"Mang udah kamu coba?"
"Udah semua cara, Jal. Dari mulai cara yang biasa sampe' cara yang belum pernah dibuat bahkan belum terpikirkan manusia pun udah aku coba."
"Serius Lo!"
"Iya! Aku udah nanya sana-sini tapi tetep aja ga' ada yang bisa bantu. Ga' ada yang bisa minjemin."
"Minjemin? Maksud kamu?"
"Yaaa, minjemin uanglah. Utang aku udah kebanyakan, Jal. Kamu bisa bantu ga'?"
"Jadi dari tadi tu kamu ngelamun karna mikirin utang?"
"He-eh."
"DODOL! Kirain karna putus cinta."

Kuspesialkan buat mereka yang berhutang; tunaikan kewajibanmu, Sob, dan jangan pernah kau mencoba untuk berpura-pura lupa akan hutangmu.

Minggu, 30 Mei 2010

Itulah Untungnya Dan Itu Hanya Sekelumit


Terlambat nyadar nih, Sob. Tapi biarlah, lebih baik terlambat 'kan dari pada ga' sama sekali? Ternyata blog aku udah diripiu ma Mbak Fanny si Maestro-nya blogger. Lagi-lagi nih aku ngucapin makasih, entah untuk yang keberapa triliun kalinya. Dan ini spesial meski ga' pake telor buat Mbak Fanny.

Itulah untungnya, Sob, kenal meski ga' langsung ma Mbak Fanny. Ikutan lomba biar ga' menang tapi blog diripiu ma Si Mbak satu ini dan efeknya terlihat jelas; buat pertama kali postingan aku sampe dikomentarin segitu banyaknya. Sory ni, Sob, mungkin kesannya agak berlebihan, tapi bagiku ini penting secara aku blogger pemula. Tak banyak memang yang dia ceritakan. Tak panjang memang yang dia tuliskan. Tapi bagiku itu suatu kebanggan, Sob.

Itulah untungnya kenal ma Si Mbak satu ini. Dan itu hanya sekelumit. Karena yang kau dapatkan pada akhirnya lebih dari itu. Cobalah kau "jamah" Mbak Fanny. Minta pertanggungjawaban padaku kalau kau merugi telah mengenalnya. Setidaknya didunia maya. Setidaknya itu yang kutau sampai detik ini.

Masih jauh dan akan selalu kuyakinkan dalam hati suatu saat nanti bisa (paling tidak hampir mendekati) seperti Mbak Fanny. Sekali lagi terima kasih, Mbak. Kau sungguh menginspirasi. Bujur melala.

Good Luck!!!!

Sabtu, 22 Mei 2010

Sebuah Keterpaksaan

Ma'af manis, aku terpaksa tak hiraukan kau hari ini
sungguh, aku terpaksa

aku terpaksa tak menjawab panggilanmu saat kau coba cari tau sebenarnya dengan menelfonku
kukira pesan singkatku cukup

Ma'af, Sob, aku tak ikut bersama kalian menjamah kota kali ini

aku terpaksa situasikan rumahku umpama tak berpenghuni, meski terus kalian teriaki
sungguh, aku terpaksa kawan

bahkan aku terpaksa biarkan tukang bakso langgananku berlalu
kuharap esok dia masih lalu

Ma'af semua, aku terpaksa
sungguh, aku terpaksa
Bang Regar rentenir kejam itu seharian menunggui di depan rumah
mengertilah

Buah Jerih Payah Pertama

Sory ni, Sob, ga' ada maksud untuk menyombongkan diri. Hanyalah sebuah ungkapan terima kasih buat Shasa yang udah berbaik hati memberikan aku 2 award atas jerih payahku menjawab teka-tekinya. Terima kasih yang banyak buat Shasa dari (ini Shasa lho yang nyebutin) Om 13ahar. Om 13ahar belum bisa balas apa-apa. Hanya bisa memajang award yang Shasa bagi.

The Best Award

Thank You Award


Dan izinkanlah, Sob, karna ini award pertamaku ditambah untuk mendapatkannya harus menjawab pertanyaan dulu (seperti yang kuinginkan), aku mengucapkan deretan terima kasih layaknya pemenang Grammy atau Panasonic Award (mumpung lagi ingat buat berterima kasih, karna mungkin tak kau sadari tak selalu kau terbiasa walau hanya sekedar untuk mengucap "terima kasih").

Yang pertama untuk Kau sang pemilik segala Maha, Allah SWT, untuk kedua orang tua dan 2 adik terbaikku (ma'af aku belum bisa menjadi abang yang bisa kalian banggakan), untuk masa lalu, untuk musik punkska, untuk penulis yang menginspirasi, untuk mereka yang mencoba menjadi diri sendiri (ajak aku serta, Sob) dan yang terakhir untuk masa depan; nantikanlah aku.

Minggu, 16 Mei 2010

Cerita Kamar Mandi

20 menit yang lalu kau mulakan deretan ocehanmu,
"Sekarang hari Kamis 'kan, Sob? Berarti besok Jum'at ya?"
kupaksa meng-"iya"-kan meski tak kau tau sebenarnya

"Eh, jadi ikut ga' acara yang diadain sekolahan besok? Kalau aku belum pasti lagi, Sob, liat-liat harga tomat dulu deh."
kali ini "o" singkat kukirim sebagai duta derita yang malangnya belum juga kau sadari.

"Seandainya aja ya, Sob, Gita Gutawa itu cewek, beehhh, pasti seru."
jujur kawan, hanya karna atas dasar kemanusiaanlah maka tak kulimpahkan derita ini padamu.

Dan kini setelah 35 menit berlalu masih juga ku dengar ocehanmu, "Make jam tangan itu bagusnya dimana ya, Sob; ditangan kiri atau bukan ditangan kanan?"
sambil megangin perut, "TERSERAH, TERSERAH MAU NGOMONG APA JUGA! TAPI GANTIAN DONK, UDAH GA' TAHAN NIH. BOKER AJA LAMA AMAT!"

Kamis, 13 Mei 2010

Suara Piala Dunia


Ga' nyampe' sebulan lagi, Sob, dan Piala Dunia Afrika selatan 2010 akan berlangsung. Jadi, ga' salah 'kan kalau kita mulai memprediksikan, mengeluk-elukkan siapa yang akan menjadi juara. Atau kamu sudah punya tim favorit? Biasalah, Sob namanya juga prediksi. Kalau punya, suarakanlah disini, Sob. Bagi tau mereka siapa yang menurutmu pantas menjadi juara, siapa pemain terbaik di dunia saat ini menurutmu. Dan kita bandingkan dengan yang lainnya. Sekalian numpahin uneg-uneg tentang Piala Dunia, ketimbang di pendam diotak, kasian 'kan otaknya ntar keberatan menanggung beban pikiran kamu. Jadi, suarakanlah Kawan!!!!

Ternyata Belum (Saatnya Fulham )


Memang ga' mungkin semua apa yang kau impikan tercapai, Sob. Karna kalau semua terwujud bisa kacau. Bisa ngebayangin ga' Gita Gutawa buatin kopi pagi-pagi buta buat aku nonton bola sebagai kewajiban dia sebagai istri aku? Mau muntah, monggo, Sob.

Sama halnya itu Fulham yang akhirnya gagal mengangkat trofi perdana Liga Eropa setelah menyerah 1-2 lewat drama perpanjangan waktu keatas Atletico Madrid. Kebetulan aku memang ga' nonton langsung nih, Sob (apa mungkin itu jadi salah satu penyebab kekalahannya Fulham ya?), karna lagi kena masuk malam. Begadang sih begadang, tapi kerja bukan nonton bola.

Kalau aku baca dari statistiknya, mang Atletico lebih nguasai permainan. Penguasaan bola Atletico megang 53% banding 47 %. Tendangan sudut 9 kali lawan 2 kali. Tendangan yang tepat kearah gawang mereka 10 kali Fulham cuma 3! Yang meleset alias melebar 12 berbanding 5. Fulham ada juga sih ngunggulin Atletico, tapi parahnya dalam sisi negatif; melakukan pelanggaran lebih banyak 2 ketimbang lawan (17-15) dan offside 9 kali dengan lawan sekali pun ga'. Mang parah tuh Diego Forlan; bisa-bisanya dia 2 kali ngegolin gawang Mark Schwarzer.

Yah, itulah permainan, Sob. Ada yang menang ada yang kalah. Sama halnya itu aku yang gagal meraih novel dari Mbak Fanny. Tapi aku bahagia, karna udah turut berpartisipasi dan turut memeriahkan. Semoga kau pun begitu Fulham.

Senin, 10 Mei 2010

Berpestalah Kalian The Blues

Berakhirlah sudah, Sob gelaran Barclays Premier League musim ini. Liga Premier Inggris tahun ini balik lagi menjadi milik Chelsea. Udah cukuplah buat kalian MU (giliran Arsenal kapan ya?). Kalau aku sih memang ngarapnya keik gini. Bosanlah MU-MU terus. Dan makin lengkap dengan Golden Boot disabet Didier Drogba dengan 29 golnya tanpa perlawanan dari Wayne Rooney yg gagal bikin gol dipesta gol tanpa seremoninya MU atas Stoke.

Dan lebihnya lagi, Chelsea juga bisa ngunggulin MU dalam jumlah piala kalau bisa (keiknya sih bisa) ngalahin Portsmouth Sabtu 15 Mei ntar dalam panggung Final Piala FA. Kita tungguin, bisa ga Don Carletto menyandingkan gelar EPL dengan FA Cup di tahun pertamanya melatih The Blues.

Keiknya cukup postingan kali ini, Sob. Kita biarin dulu deh The Blues bersama suporter-suporternya berpesta. Jangan diganggu.

Sabtu, 08 Mei 2010

Jangan Ambil Darahku


Terserah kalau kalian mau berkata aku ini pengecut. Kamu 'kan cowok masa iya takut? Kita aja yang cewek-cewek berani! Teriakkanlah! Gunakan toa raksasa dan pastikan seluruh dunia mendengarnya. Aku tak peduli.

Itu bukan puisi, Sob. Tapi kenyataan yang aku alami hari ini dan selalu ku berharap menjadi yang terakhir kalinya.

Ceritanya hari ini aku ada test kesehatan gitu. Wajib dan salah satu yang menjadi daftar isi test itu adalah darahku harus diambil. Sumpah, Sob, aku ga ikhlas darahku diambil! Kelewat banyak! Apa iya untuk test doank harus sebanyak itu? Dan aku selalu terbayang keikmana ntar kalau jarumnya patah trus tertinggal didalam badan aku. 'Kan bisa dioperasi untuk ngambilnya. Iya memang, tapi 'kan sebelum operasi harus dibius dulu dan lagi-lagi menggunakan jarum suntik. Nah, kalau jarumnya patah lagi keikmana? Mungkin phobiaku ma jarum suntik berlebihan. Makanya aku ga pernah ikut yang namanya acara donor darah. Sedangkan untuk cek golongan darah waktu esde aja yang cuman setetes doank darahnya diambil dan rasanya cuman keik digigit semut aja aku malas.

Sekalipun tadi udah berani-beraniin ngeliat live proses pengambilan darahku, tetap aja ga ikhlas dan semoga ini yang terakhir. Mana dokternya bapak-bapak tua, item jelek lagi. Mending putih, manis, masih gadis dan mau ngasi nomor hapenya ke aku.

Nah, jadi error 'kan ni otak. Pastilah gara-gara darahku disedot tadi. Udah dulu ya, Sob.

Sabtu, 01 Mei 2010

Saatnya Fulham


Apa aku bilang, Sob, Fulham itu benar-benar sebuah tim yang fantastis 'kan? Bukannya Liverpool, seperti yang banyak diprediksiin yang bakal menjadi juara, justru Fulham jualah yang menyelamatkan muka persepakbolaan Inggris. The Cottagers menjadi kontestan partai final Liga Eropa yang akan manggung 13 Mei nanti menantang wakil Spanyol Atletico Madrid.

Aku yakin seyakin-yakinnya Fulham yang akan menjadi juara. Ga' tau kenapa, pokoknya yakin aja. Biarpun aku yakin banyak yang lebih menjagokan Atletico Madrid yang akan merengkuh mahkotanya. Berani taruhan?! Ah, tapi ga usahlah, Sob, haram euy!

Ga' usahlah kita bahas partai final Liga Champions yang mempertemukan Inter Milan versus Bayern Muenchen. Udah banyak juga yang ngebahasnya. Dan menurut aku lebih seru Fulham-lah pokoknya. Tunggu aja ntar; aku yang akan tersenyum puas akan kemenangan Fulham atau malu karna terlalu yakinnya sementara ujung-ujungnya meleset juga.

Saatnya Fulham. Saatnya kita berpesta. Saatnya tunjukkan pada dunia uang bukan segala-galanya!

Selasa, 27 April 2010

Aku Sebagai Perantau

Keik gini inilah, Sob, kehidupan perantau. Keik mana emang? Hari-hari yang ada diisi dengan rutinitas yang itu-itu aja. Monoton. Berangkat kerja kadang pagi kadang malam, tergantung shiftlah dengan 12 jam kerja. Jadi yang ada rutenya rumah-kerjaan doank. Bisa dibilang waktu liburnya kalau aku sendirilah yang buat, kalau lagi malaslah umpamanya. Dari tempat kerjaan ngarepinnya pekerjanya kerja terus. Parah! Dikiranya kami-kami ini robot apa ga' butuh istirahat? Robot aja butuh istirahat.

Waktu buat jalan-jalan aja sampe' ga' ada. Kalau lagi ga' kerja, yang pertama kepikiran ya tidur. Kalau nekat juga buat jalan, terpaksalah jatah tidur dikorbanin. Padahal penting 'kan tuh? Otak butuh penyegaran, biar ga' mampet.

Kalau keadaan rumah jangan ditanya dah. Secara aku tinggal ga' sendirian, bareng teman-teman yang udah pasti isi kepalanya beda-beda semua. Kamar apalagi. Pulang kerja buka baju letak ditempat yang pertama terpikirkan tanpa peduli ntar sedap dipandang mata atau ga. Bodo amat dah, yang penting cuci muka, mandi (kalau lagi ga' malas) langsung deh ke pulau kapuk. Makan juga kalau masih ada nafsu. Kalau lagi ga' ya di-featuring-in aja ma makan selanjutnya.

Yang paling malas buat yang terakhir nih. Nyuci. Behh, malas kalau dah namanya nyikat pakaian yang kalau kebetulan otakku lagi ok berpikiran pakaian ini harus disikat. Makanya, aku selalu salut buat Ibu-Ibu yang berprofesi sebagai buruh cuci. Kok bisa tahan sih Bu tangannya nyikat segunung pakaian berjam-an lagi? Kalau aku? Baru pakain pertama aja kadang udah TKO duluan. Palagi kalau udah kena celana berbahan jeans.

Itu kalau otak kebetulan lagi ok. Nah kalau ga'? Ngelirik tumpukan pakaian kotor dikolong tempat tidur, anggap-anggap dulu deh udah waktunya pa belum. Kalau udah, cek ke kamar mandi ada ember kosong atau ga'. Kalau kebetulan lagi baik ada yang ninggalin ember kosong, tuangin dah deterjen, isi air, kucek-kucek bentar dan masukin komplotan pakaian kotor itu. Trus ngaso dulu, Sob, dengerin walkman ditemenin segelas Milo. Mulailah mengingat udah ada sejam belom tuh komplotan pakaian dalam rendaman. Kalau kira-kira udah, berangkatlah aku menuju kamar mandi tercinta. Sikat bagian kerah baju, tangan ma bagian belakang celana doank. Kalau kaos mah ga ada' kotornya, kucek-kucek bentar cukuplah. Trus udah deh dibilas dan siap dijemur. Soal kebersihan; dijamin dibawah 50 %. Yah namanya juga perantau, Sob, maklum aja kenapa.

Sabtu, 24 April 2010

Menapaki Jejak Sang Pelancong


Namanya Fanny Fredlina. Ga' tau juga sih pastinya itu doank nama lengkapnya atau masih ada lagi. Ntar deh dicari lengkapnya. Biasanya disingkat Fanny aja. Belum kenal? Belum pernah mampir ke blog-blognya? Satu pun ga'? Trus buat apa nge-blog? Belum sah deh namanya blogger Indonesia kalau belum pernah mampir ke blog-blognya Mbak Fanny. Secara gitu; penuh inspirasi, menarik, lugas tulisannya dan kalau tau kesibukan ni cewek satu, salut deh masih bisa ngelola sebegitu banyak "rumah maya". Aku aja yang kerjaannya bisa dibilang banyakan nganggurnya, cuma punya 1 blog doank. Itupun bolak-balik diganti.

Perjalanan-Fanny.blogspot.com. Itu blognya Mbak Fanny favorit aku. Secara gitu; aku juga punya impian keik Mbak Fanny untuk bisa keliling dunia. Tapi bedanya Mbak Fanny udah mulai ngewujutin mimpinya itu. Udah nulis dan berbagi pula tentang perjalanannya itu. Aku belum satupun. Hiks.... Sumatera Utara tanah kelahiranku sendiri pun belum habis ku jelajah, apalagi dunia!

Jujur sih, aku iri melihat Mbak Fanny menyusuri berbagai tempat-tempat menarik dibanyak negara. Ni cewek satu udah nginjakin kedua-dua kakinya di Hong Kong, Australia, Macau, Jerman, Vatikan, Italia, ahhhh pokoknya banyak lagi deh. Ga' usah disebutin semuanya. Aku jadi tambah iri.

Mbak Fanny itu memang baik orangnya. Meski tak kukenal langsung. Trus kenapa aku bisa bilang baik? Secara gitu; dia mau berbagi pengalamannya selama melancong. Berbagi tips sebelum melakukan perjalanan. Inspiratif pokoknya.

Mbak Fanny ngebagi kisah waktu dia nyaksiin langsung 3 cewek cantik nyopet turis di Italia, dikadalin waitress waktu makan di Singapura, ngerasain musim panas yang dingin di Australia dan banyak lagi lainnya. Coba aja berkunjung ke blog-nya Si Mbak satu ini. Jaminannya cuma 1; inspiratif!

Dan salutku untukmu Mbak Fanny. Perjalananmu akan kujadikan inspirasi perjalananku kelak.

Rabu, 21 April 2010

Ma'af

ma'af Ibu, aku belum bisa carikan menantu untukmu
ma'af Ayah, aku belum siap menjadi maumu
ma'af Dik, aku bukan abang yang pantas kalian banggakan
ma'af Kawan, aku terlalu sering mengecewakan kalian
ma'af Semua, aku terlalu sibuk dengan khayalanku untuk taklukkan dunia