13ahar anakbatak yang ingin mengenal dan berbagi kepada dunia

lagu anak batak kali ini

Tampilkan postingan dengan label hari-harinya anakbatak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hari-harinya anakbatak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 September 2010

Terbarulah....

Dan hari ini Ramadhan telah menjamah harinya yang ke-26 Kawan. Dan tanpa bermaksud menyombongkan diri karna aku tak lebih baik dari siapa pun; aku masih penuh. Amin ya Rabb.
Aku takkan mengulang kesalahan tahun lalu yang tak sekalipun kujalani ibadah puasaMu. Bahkan tlah kuniatkan sedari awal. Terkutuknya aku.

Dan hari ini juga Kawan;
*Gunung Sinabung itu diprediksikan masih akan meletus lagi. Semoga saja tak semakin parah. Tabahkan hatimu saudara-saudaraku.

*Koleksi kaos bolaku bertambah lagi (dream come true)

*Malam ini cuti dan sayangnya liga-liga utama eropa pun ikutan cuti. Payah!

*Dan entah kenapa aku makin menggilaimu Facebook; sesuatu yang dulu teramat sangat ingin kuhindari. Aku menjilat ludahku sendiri.

Biarlah. Aku lihat dunia tak mentertawakanku pun. Aku lihat dia masih memberiku kesempatan. Aku seperti merasa orang hidup itu harus punya malu. Iya. Namanya juga hidup.

Minggu, 22 Agustus 2010

Bingung


Mungkin iya aku memang lagi bingung ni, Sob. Dah sebulan ga ke warnet, ga on line-lah pastinya. Mana sekarang lagi puasa lagi, klop dah. Ya, itung-itung biar ga' ngurangin ibadah puasa tentunya. Tau sendirilah terkadang kalo udah gilanya otak kumat suka pengen ngeliat "hal-hal yang diinginkan yang belum pada waktunya". Ga' usah dibahas juga keiknya.

Oiya mo bagi bagi kebahagian juga ni, Sob. Tadi malam 'kan Arsenal sukses membelasah Blackpool 6 gol tanpa balas! Catat tu! Memang si Blackpool minus satu pemain karna kena kartu merah, tapi 'kan tetap aja Arsenal menang. Theo Walcott bikin hattrick malah. Sesalilah keputusanmu yang tak membawanya ke Piala Dunia kemarin Don Fabio.

Dan aku melanggar sumpahku sendiri yang dulu berjanji untuk tak menjamah yang namanya facebook. Apa mau dikata; hasutan adikku manjur kawan.

Tu 'kan aku memang lagi bingung, ga' tau mau nulis apa lagi. Segini dulu ya, Sob. Ga' nyambung? Maklum ajalah.

Sampai berjumpalitan.

Minggu, 20 Juni 2010

Kalo Masih Ada Kesempatan

Ma'af, Sob, lagi sibuk ni. Rutinitas mati dan berulamg disitu-situ doank. Kerja, pulangnya kalo tivi nyiarin siaran langsungnya Piala Dunia dan sanggup nahan ngantuk ya nonton, kalo ga' ya langsung menuju pulau kapuk sehabis makan. Kalo ingat mandi ya mandi. Kalo ingat harus bangun ya bangun. Kalo ada ide buat mosting ya mosting. Tapi sekarang lagi ga' ada tu, Sob. Ntar aja ya.

Sampai berjumpalitan lagi.

Sabtu, 08 Mei 2010

Jangan Ambil Darahku


Terserah kalau kalian mau berkata aku ini pengecut. Kamu 'kan cowok masa iya takut? Kita aja yang cewek-cewek berani! Teriakkanlah! Gunakan toa raksasa dan pastikan seluruh dunia mendengarnya. Aku tak peduli.

Itu bukan puisi, Sob. Tapi kenyataan yang aku alami hari ini dan selalu ku berharap menjadi yang terakhir kalinya.

Ceritanya hari ini aku ada test kesehatan gitu. Wajib dan salah satu yang menjadi daftar isi test itu adalah darahku harus diambil. Sumpah, Sob, aku ga ikhlas darahku diambil! Kelewat banyak! Apa iya untuk test doank harus sebanyak itu? Dan aku selalu terbayang keikmana ntar kalau jarumnya patah trus tertinggal didalam badan aku. 'Kan bisa dioperasi untuk ngambilnya. Iya memang, tapi 'kan sebelum operasi harus dibius dulu dan lagi-lagi menggunakan jarum suntik. Nah, kalau jarumnya patah lagi keikmana? Mungkin phobiaku ma jarum suntik berlebihan. Makanya aku ga pernah ikut yang namanya acara donor darah. Sedangkan untuk cek golongan darah waktu esde aja yang cuman setetes doank darahnya diambil dan rasanya cuman keik digigit semut aja aku malas.

Sekalipun tadi udah berani-beraniin ngeliat live proses pengambilan darahku, tetap aja ga ikhlas dan semoga ini yang terakhir. Mana dokternya bapak-bapak tua, item jelek lagi. Mending putih, manis, masih gadis dan mau ngasi nomor hapenya ke aku.

Nah, jadi error 'kan ni otak. Pastilah gara-gara darahku disedot tadi. Udah dulu ya, Sob.

Selasa, 27 April 2010

Aku Sebagai Perantau

Keik gini inilah, Sob, kehidupan perantau. Keik mana emang? Hari-hari yang ada diisi dengan rutinitas yang itu-itu aja. Monoton. Berangkat kerja kadang pagi kadang malam, tergantung shiftlah dengan 12 jam kerja. Jadi yang ada rutenya rumah-kerjaan doank. Bisa dibilang waktu liburnya kalau aku sendirilah yang buat, kalau lagi malaslah umpamanya. Dari tempat kerjaan ngarepinnya pekerjanya kerja terus. Parah! Dikiranya kami-kami ini robot apa ga' butuh istirahat? Robot aja butuh istirahat.

Waktu buat jalan-jalan aja sampe' ga' ada. Kalau lagi ga' kerja, yang pertama kepikiran ya tidur. Kalau nekat juga buat jalan, terpaksalah jatah tidur dikorbanin. Padahal penting 'kan tuh? Otak butuh penyegaran, biar ga' mampet.

Kalau keadaan rumah jangan ditanya dah. Secara aku tinggal ga' sendirian, bareng teman-teman yang udah pasti isi kepalanya beda-beda semua. Kamar apalagi. Pulang kerja buka baju letak ditempat yang pertama terpikirkan tanpa peduli ntar sedap dipandang mata atau ga. Bodo amat dah, yang penting cuci muka, mandi (kalau lagi ga' malas) langsung deh ke pulau kapuk. Makan juga kalau masih ada nafsu. Kalau lagi ga' ya di-featuring-in aja ma makan selanjutnya.

Yang paling malas buat yang terakhir nih. Nyuci. Behh, malas kalau dah namanya nyikat pakaian yang kalau kebetulan otakku lagi ok berpikiran pakaian ini harus disikat. Makanya, aku selalu salut buat Ibu-Ibu yang berprofesi sebagai buruh cuci. Kok bisa tahan sih Bu tangannya nyikat segunung pakaian berjam-an lagi? Kalau aku? Baru pakain pertama aja kadang udah TKO duluan. Palagi kalau udah kena celana berbahan jeans.

Itu kalau otak kebetulan lagi ok. Nah kalau ga'? Ngelirik tumpukan pakaian kotor dikolong tempat tidur, anggap-anggap dulu deh udah waktunya pa belum. Kalau udah, cek ke kamar mandi ada ember kosong atau ga'. Kalau kebetulan lagi baik ada yang ninggalin ember kosong, tuangin dah deterjen, isi air, kucek-kucek bentar dan masukin komplotan pakaian kotor itu. Trus ngaso dulu, Sob, dengerin walkman ditemenin segelas Milo. Mulailah mengingat udah ada sejam belom tuh komplotan pakaian dalam rendaman. Kalau kira-kira udah, berangkatlah aku menuju kamar mandi tercinta. Sikat bagian kerah baju, tangan ma bagian belakang celana doank. Kalau kaos mah ga ada' kotornya, kucek-kucek bentar cukuplah. Trus udah deh dibilas dan siap dijemur. Soal kebersihan; dijamin dibawah 50 %. Yah namanya juga perantau, Sob, maklum aja kenapa.

Kamis, 28 Januari 2010

Dan Metal Itu Pun Mewabah

Sumpah, Sob, akhir-akhir ni aku lagi metal abis. Melow total. Ga tau kenapa. Salah satu 'barbut-nya', aku lagi suka-sukanya ma lagu lama milik Nora yang judulnya Dipersimpangan Dilema. Gila ga' tuh?! Ngakunya aja musiknya punk. Tapi keiknya ga' da salahnya juga 'kan? Toh pencinta punk 'kan tetep aja manusia. Dibalik kerasnya seorang lelaki tetap ada seorang wanita hebat dibelakangnya. Betul ga' ya pepatahnya. Atau itu bukan pepatah. Ah, aku ga' tau pasti. Suer.

Dan aku cuti lagi. Tengs Wak. Itu bos aku. Udah ngucapin langsung sih tadi ke dia. Dan semoga cuti kali ini benar-benar bisa kunikmati.

Dan mesinku; nantikan aku kembali di Sabtu esok.

Dan untuk kalian, Sob; masih belum bisa mengerti dan menikmati tulisanku? Cobalah dulu. Ok coy????

Good Luck!!!! 13,

Senin, 25 Januari 2010

Terima Kasih Dan Ma'af

Hari ini Senin. Dan aku masih belum juga membencinya. Ga' tau kenapa kok ada gitu orang-orang yang benci sampe' (atau mungkin juga ga' sampe') segitu-gitunya ma hari senin. Ya, terserah mereka juga sih. Toh, itu hak setiap orang dan hak ku juga untuk tak membahasnya panjang-panjang lebar-lebar. Terlebih, ada yang jauh lebih urgent, Sob. Penting! Ya, aku merasa penting aja untuk aku tulis.

Sebelumnya makasih buat Lina (http://wanodyayu.blogspot.com) dan Devi (http://thismy1stblog.blogspot.com) yang udah sudi berbagi award yang mereka dapetin ke aku. Wauw, betapa baiknya kalian. Aku jadi tersanjung6. Tapi ma'af ya, ga' bisa aku pajang dan aku penuhi apa yang kalian kasih ke aku itu. Ga' tau pasti kenapa, cuman, aku ngerasa belum pantas aja dapetin award. Terlebih masih baru lagi. Dan terlebih lagi award kok keroyokan? Aku ngerasa award itu seharusnya diberikan kepada yang terbaik dan ga' lebih dari satu. Mungkin aku egois. Mungkin aku keras kepala (mang ada kepala yang lembek?). Dan mungkin inilah aku. Dan akan selalu tetap; makasih buat kalian berdua.

Keiknya ini semua efek dari kekalahan Arsenal tadi malam nih. Ente juga sih, Prof. Arsene Wenger. Kenapa nurunin lapis kedua? Demi tropi BPL? Awas aja kalo sampe' itu juga ga' dapet. Sial total deh kita.

KACAU!!!! Aku akhirin aja deh ya, Sob.

Sabtu, 16 Januari 2010

Cuti

Hari ini ceritanya aku cuti, Sob. Ini pertama kali. Seru dan semoga kunikmati. Terlebih untuk ngedapetin ni cuti harus bercampur antara rasa segan plus sedikit gila. Segan karna ga enak ma bos yang keliatan keik ga ikhlas gitu (semoga cuman perasaan aku aja). Gila karna alasan buat aku cuti kali ini bersumber dari bos aku itu. Dan alasannya itu, Sob; pergi ambil barang pos dari kampung. Aku sempet ngajuin alasan temen waktu dia kemaren ambil cuti; badan kurang sehat. Tapi bos aku itu langsung bilang, "Jangan, jangan!" Padahal yang sebenarnya aku lagi pengen malas-malasan aja. Ya ginilah; menikmati hidup dengan membunuh waktu di Internet.

Dan karna ini malam minggu, itu artinya malamnya nonton bola. Selamat menikmati malam minggumu Sobat. Selamat menikmati cutimu Sobat. Selamat menikmati nonton bola untukku. Dan selamat menikmati ketidakpastian akan HSTMW untukku.

Minggu, 10 Januari 2010

Kerja Dan Kerja

Gilaaaaaaaa! Ni hari minggu 'kan, Sob? Parahnya aku kerja. SUCK! Jujur, sebenarnya aku pengen istirahat sejenak, tapi entah kenapa rasa yang kuat untuk ngumpulin uang dulu (yang jumlahnya ga perlulah aku sebutin) yang udah aku targetin jauh-jauh hari, membuat aku memaksakan diri untuk kerja terus sampai tu target tercapai. Terlebih sekarang hari minggu dan itu artinya lembur. Gajinya dobel, Sob. Ga pa-pa deh capek dikit.

Dan Arsenal hanya seri dengan Everton. Oh, tak bisa kuterima. Sungguh tak bisa kuterima. Bukan karna aku kalah taruhan, Sob, tapi secara gitu, ini waktu yang tepat buat The Young Guns-nya Arsene Wenger nih buat ngedeketin Chelsea dan MU kalau saja seandainya menang. Untungnya MU juga seri. Fiuhhhhhhhhhhhh.

Dan HSTMW? Kini dipertanyakan.

Segini dulu deh, Sob. Mau nyoba tidur lagi nih. Lumayan masih ada beberapa jam buat modal kerja entar malam.

Jumat, 27 November 2009

Dan Aku Hilang

Sekarang cuti dan aku hilang. Mungkin hilang dari sadarku, mungkin juga hilang entah dari apaku. Ngerti ga'? Keik lagunya Peterpan; Hari yang cerah untuk jiwa yang sepi.
Hari ini memang cerah. Kelewat cerah malah. Dan sayangnya hatiku sepi, Sob.

"Kamu ada harapanlah sama dia," kata Edi.

Oh, kawan mengapa kau kembali mengingatkanku akan dia disaat aku mantap untuk mulai melupakannya? Payah!!! Lagi-lagi tentang cinta. Ga' ada habis-habisnya ya, Sob?!

Apa yang harus aku lakukan, Sobat? Rumah makan ga' ada yang buka. Ga' tau di Zimbabwe rumah makan tutup juga atau buka. Lapar berat nih. Terus kalau lapar kenapa malah ke warnet? Ga' tau lagi mesti ngapain. Ujung-ujungnya ya, ke warnet membunuh waktu. Sampai kapan bisa nahan lapar? Entahlah. Tadi mesen main buat 3 jam, ya, moga-moga aja setelah 3 jam main di warnet rumah makan udah pada buka. Semoga. Aminnnnnnnnnnn.

Jumat, 20 November 2009

Oh... 20 November 2009

Udah direncanain sih sebelumnya buat mosting hari ini. Tadi kerja ga' penuh. Lagi malas aja. Entah kenapa sulit menghapus senyummu manis. Senyummu, cara bicaramu, bahasamu, aksenmu. Ah, andai tak pernah kulihat kau membuka jilbabmu; tak 'kan ada kecewa ini. Andai tak pernah kulihat kau membuka jilbabmu; tak 'kan hadir pesimis ini. Andai dan andai. Oh....

Lupakanlah dulu dia. Biar rasa cinta ini kurawat sendiri, Sobat.

Sebenarnya agak ga' nyambung sih. Bukan 'agak' malah, tapi memang dasarnya ga' nyambung. Dari percintaan ke berita. Tapi aku rasa perlu juga kita ikut prihatin.

Gini nih, 12 November kemaren aku dapat satu kabar dari Kantor Berita ANTARA, yang isinya sangat-sangat tak mengenakkan. Karna mungkin aku salah satu suplier-nya juga. Jadi ceritanya ANTARA ngabarin ke aku kalau negara kita tuh, Indonesia adalah tempat dimana pengakses situs porno terbanyak di dunia berada. Kalau belum ngeh juga, mending diulangin lagi deh ngebacanya, Sob. Kalau udah ngeh, coba deh renungin. Ini yang ngomong Bapak Tifatul Sembiring, Menteri Komunikasi Dan Informatika kita lho, Sob. Jadi ini semua ga' main-main, melainkan kenyataan. Parah ga' tuh! Seharusnya 'kan kita sama-sama ngucapin "Horeeeeeee", begitu mendengar negara kita berprestasi ditingkat dunia. Bikin selametanlah, atau acara apalah. Tapi ini negatif, Sob! Apa harus kita rayain juga?

Masa' iya sih cuman juara dalam hal-hal yang negatif aja negara kita bisa? Kembali ke kita masing-masingnya aja dulu deh; ada didalamnyakah kita Sobat? Maksudnya sebagai pelengkap yang membuat Indonesia berprestasi negatif tersebut. Renungilah, Sobat. Entar, kalau renungannya udah selesai, bagi ke aku ya?!

Eaahhhhhhhhhhh, selesai juga ni tulisan. Mumpung lagi di warnet nih.

Minggu, 01 November 2009

Oh... 1 November 2009

Tanggal 1 November kini. Kalau 'ga salah sekarang Halloween ya? Entah buat apa tu hari dirayain. Dan entah benar atau salah tulisan ini pun aku tak tau. Lagi pengen nulis aja, Sob.

Tanggal 1 November kini. Dan masih 4 hari lagi tanggal 5, tanggal dimana (mungkin) gajiku "cair". Hore!!!! Maklumlah, Sob, seorang pekerja kontrak macam aku ni selalu mendambakan saat2 dimana gaji ku terima. Ya, tentu saja kedambaanku akan saat menerima gaji itu masih dibawah kedambaanku akan menemukan seorang wanita yang tepat. Kelak. Alahhhh!!! Ini bukan waktunya membahas wanita.

Karena tanggal 1 November kini, marilah kita nikmati. Karena tanggal 1 November 2009 ini tak mungkin terulang kembali, Sob. Ia hanyalah sekali. Lupakan sejenak bebanmu. Meski teman sekamarmu menganggap wajar membawa teman wanitanya bersama sekamar. Meski kau tak menikmati hari Minggumu. Meski kau tak mampu tidur dengan nyenyak meski telah begadang semalaman. Dan meskipun kau tak mengerti dengan pasti arti tulisanku ini. Nikmatilah.